Baik say maupun tell merupakan bagian dari irreguler verb. Bentuk kedua dan ketiga dari say dan tell adalah said dan told. Penggunaan say dan tell sama sama digunakan pada Reported speech, namun memiliki cara pemakaian yang berbeda.

Pembahasan Penggunaan Say dan Tell

PENGGUNAAN SAY

  1. Penggunaan say lebih fokus pada kata – kata yang diucapkan seseorang.
  2. Say juga sebagai alat untuk mengekspresikan opini yang biasanya penerima informasi biasanya tidak secara langsung disebutkan. Karena dipisahkan oleh Preposition “to”.
  3. Penggunaan say biasanya dalam direct speech.

e.g.

I would say that you are beautiful (Opini)

I said, “you are beautiful” (Direct Speech)

The teacher said to do the home work later (Informal speaking)

PENGGUNAAN TELL

  1. Penggunaan tell biasanya pada Indirec Object.
  2. Penggunaan tell dalam pemakaiannya untuk menginstruksikan atau menginformasikan atas sesuatu yang mana saja pihak penerimanya dilibatkan langsung atau setelah preposition “to”.
  3. Tell + Indirect Object + Infinitive digunakan untuk kalimat perintah atau mengintruksi. Say juga sangat bisa menggunakan pola ini dalam situasi Informal Speaking.

e.g.

I know why he didn’t tell her the fact

The teacher tell them to do the home work later (Tell + Indirect Object + Infinitive)

Penggunaan say dan tell memang memiliki persamaan. Namun, pengunaan say dan tell memiliki cara pemakaian yang berbeda seperti yang telah dijelaskan di atas.

Related Post :
Penggunaan because dan because of
Pengunaan a bit of dan bits of
Sentence
Phrase