Conjunction - 4 Jenis, Penjelasan Lengkap dan Contoh

Conjunction – 4 Jenis, Penjelasan Lengkap dan Contoh

Conjunction adalah salah satu bagian dari 8 kelas kata yang digunakan untuk menghubungkan Noun, phrase, clause, atau sentence. Conjunction dianggap sebagai partikel dari tata bahasa yang statis.

Tanpa conjunction, Anda akan dipaksa untuk mengekspresikan setiap ide kompleks dalam serangkaian kalimat pendek dan sederhana:

I like swimming. I like sport. I don’t like doing yoga afterward.

Degan Conjunction, maka kalimat diatas menjadi bentuk kalimat yang ideal seperti dibawah ini.

I like Swimming and eating, but I don’t doing yoga afterward.

Conjunction memungkinkan Anda untuk membentuk kalimat yang rumit dan elegan dan menghindari kebuntuan dari beberapa kalimat pendek.

Pastikan bahwa phrase yang digabungkan dengan conjunction adalah paralel (berbagi struktur yang sama).

e.g.

CorrectIncorrect
I work quickly and carefully I work quickly and careful

Dari dontoh kalimat pada bagian yagn benar diatas adalah yang memiliki struktur yang sama pada saat digabungkan.

Conjunction tentu memiliki ada beberapa jenis yang terbagi menjadi beberapa bagian

Jenis – Jenis Conjunction

Berikut ini adalah jenis – jenis dari kata sambung yang terdiri ke beberapa bagian :

Coordinating conjunction

Coordinating Conjunction - Pengertian dan Penjelasan
Coordinating Conjunction – Pengertian dan Penjelasan

Juga dikenal sebagai koordinator, konjungsi ini mengoordinasikan atau menggabungkan dua atau lebih sentence, main clause, words, atau bagian lain dari pembicaraan yang sama pentingnya dengan sintaksis yang menghubungkan item-item yang memiliki tipe tata bahasa yang sama, mis. Noun, Phrase, Clause.

Aturan Coordinating Conjunction

Karena hanya ada tujuh anggota dari conjunction ini, hanya ada beberapa aturan untuk menggunakan kata penghubung yang benar:

  • Merupakan ide bagus untuk menggunakan singkatan “FANBOYS” untuk memudahkan menghafal Coordinating Conjunction sehingga Anda tidak mudah lupa.
    = for, = and, = nor, = but, = or, = yet, = so
  • Coordinating Conjunction selalu menghubungkan phrase, noun, dan clause. Contohnya : I like to play golf and badminton.
  • Beberapa instruktur memperingatkan bahwa memulai kalimat dengan Coordinating Conjunction adalah salah. Hal ini karena unutk mencegah adanya ketidak sempuraan terhadap pola kalimat. Kalimat sempurnah adalah dengan keterangan main clause. Dan yang dibubuhi conjunction diawal ditakutkan adalah bagian dari sub clause. Namun, Anda dapat memulai kalimat dengan Coordinating Conjunction asalkan Anda mengikuti tiga aturan ini:
    ==> Pastikan Coordinating Conjunction segera diikuti oleh main clause.
    ==> Jangan gunakan Coordinating Conjunction untuk memulai semua kalimat. Lakukan hanya jika itu membuat tulisan Anda lebih efektif.
    ==> Jangan gunakan koma setelah coordinating conjunction. Karena jenis conjunction ini bukan transitional expressions seperti,  first of all atau for example.

Usage

Perbedaan antara subordinating conjunction dan coordinating conjunction

Gunakan coordinating conjunctions ketika Anda ingin memberikan penekanan yang sama pada dua main clause. Pola terlihat seperti ini:

Main Clause, Coordinating Conjunctions + Main Clause.

Sedangkan subordinating conjunction menekankan ide dalam main clause lebih dari pada sub clause. Secara umum, polanya terlihat seperti ini:

Main Clause + Subordinate Clause. (tanpa koma)
Subordinate Clause, Main Clause. (dipisah dengan koma)

Baca sepasang kalimat dibawah ini. Versi kalimat pertama coordinting dua ide (coordinating conjunction). Versi kedua subordinating satu ide untuk menekankan ide yang lain (subordinating conjunction).

e.g.

John refused the new blue print that jenny brought, nor would she touch john’s blue prints put on her table .

Jenny wouldn’t touch john’s blue prints put on her table After he refused the new blue print that jenny brought.

e.g.

Jenny jumps out of John’s car and just leave, for she can’t accept that John doesn’t want to listen to her vent

Jenny jumps out of John’s car and just leave because she can’t accept that he doesn’t want to listen to her vent.

Beri tanda baca coordinating conjunctions secara benar

Tiga pola dalam penulisan menggunakan coordinating conjunctions. Tambahkan koma bila diperlukan.

Pola pertama : menghubungkan dua main clause

Saat Anda menghubungkan dua mai clause dengan coordinating conjunctions, gunakan koma. Polanya terlihat seperti ini:

Main Clause, Coordinating Conjunctions + Main Clause.

e.g.

While Jenny is at office, my friend Kim sleeps on the table, and the boss takes a selfie of herself.

Pola kedua : menghubungkan dua item

Anda juga dapat menggunakan coordinating conjunctions untuk menghubungkan dua item. Item ini dapat berupa unit jenis struktur grammar apa pun kecuali klausa utama. Polanya terlihat seperti ini:

Item + Coordinating Conjunctions + Item

e.g.

Jenny’s boss Kenny has many earrings and anklet.

My friend Kim has a soft hair but looked girly

Pola ketiga : menghubungkan tiga atau lebih item dalam satu kalimat

Saat Anda memiliki tiga item atau lebih dalam satu kalimat, Anda biasanya menggunakan koma sebelum hubungannya dengan conjunction.

Beberapa handbook dan panduan akan memberi tahu Anda bahwa koma merupakan opsional, tetapi saran saya adalah untuk memasukkannya. Polanya terlihat seperti ini:

Item, Item, Coordinating Conjunctions + Item

e.g.

Shopping at the biggest mall in town, hunting a biggest percentage of discount and going to the theater after shopping have made Jenny a socialite woman.

Coordinating Conjunction pada permulaan kalimat

Beberapa guru memperingatkan bahwa memulai kalimat dengan kata penghubung yang terkoordinasi adalah salah. Guru biasanya akan memberi tahu Anda hal ini karena mereka berusaha membantu Anda menghindari menulis fragmen. Di lain waktu guru memberikan saran ini karena preferensi mereka adalah kalimat tidak dimulai dengan konjungsi yang terkoordinasi.

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa Coordinating Conjunctions menghubungkan noun, phrase, dan clause. Lihatlah contoh-contoh berikut:

Contoh simpel lain dari FANBOYS :

  • Burgers cooked by Jenny are spicy and delicious.
  • Burgers cooked by Jenny are so hot that you can eat it with fork or spoon.
  • Jenny, my beloved wife, loves getting good surprise but hates getting unpleasant surprise.
  • Jenny routinely exercises every morning, yet she gets sick easily
  • John won’t have orange juice for breakfast, nor will he has water melon,
  • Jenny didn’t come last week, for she was a bit unwell.
  • Jenny has no time to wait you any longer so you should order a taxi home.

Coodinating Conjunction yang paling umum digunakan adalah and, or , but.

Ketika Menghubungkan kata :

e.g.

  • Which one does Jenny prefer? blue or yellow?
  • I work quickly and carefully

Ketika Menghubungkan phrase :

e.g.

  • The meal was very expensive and not very nice.

Ketika menghubungkan clause :

e.g.

  • There are seats outside but some people don’t like sitting outdoors.

Ketika menghubungkan Sentence :

  • I don’t know what you have done John. But you have to take responsibility for that.
    ==> Dalam penulsian formal, penggunaan kata “but” tidak di tuliskan pada awal kalimat.

Ketika menghubungkan prefix :

  • pro-and anti-anime lover result in inequality between reality and imagination

Demikianlah penjelasan tentang Coordinating conjunction yang secara lengkap bisa teman – teman pelajari pada artikel ini.

Soal Latihan

Soal Coordinating Conjunction

Subordinating conjunctions

Subordinating Conjunction - Pengertian dan Penjelasan
Subordinating Conjunction – Pengertian dan Penjelasan

Subordinating Conjunction adalah part of speech yang menggabungkan dependent clause dengan independent clause.

Kata atau phrase ini menunjukkan bahwa suatu clause memiliki nilai informatif untuk ditambahkan ke gagasan utama kalimat, menandakan hubungan sebab-akibat atau pergeseran waktu dan tempat antara kedua clause tersebut.

Subordinating Conjunction adalah bagian penting dari complex sentence dengan menyertakan setidaknya dua clause, dengan salah satu clause yang merupakan independent clause dan yang lainnya adalah dependent.

Hanya ada satu aturan yang perlu diingat tentang penggunaan subordinate conjunction:

Subordinate conjunction melakukan dua fungsi dalam sebuah sentence. Pertama, ini menggambarkan pentingnya independent clause. Kedua, ini memberikan transisi antara dua ide dalam kalimat yang sama.

Transisi selalu menunjukkan hubungan tempat, waktu, atau sebab dan akibat. Misalnya: I love the girl that you love.

Terdengar rumit? Mari kita jabarkan.

Dependent clause, juga dikenal sebagai sub clause, adalah clause dengan dua kualitas spesifik.

Pertama, Sebagai perannya dalam kalimat, ia tidak bisa berdiri sendiri sebagai kalimat mandiri.

Kedua, tergantung pada independent clause — yang bisa berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap — untuk membentuk gagasan yang lengkap. Jika independent clause dan dependent clause dapat disamakan dengan Batman dan Robin, Dependent cluse, adalah bawahan Robin atau asisten Batman.

Subordinating Conjunction Showing Cause and Effect

Subordinating Conjunction yang paling sederhana untuk dijelaskan adalah Because.

Because merupakan gabungan dengan hanya satu tujuan: untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat antara sub clause dan main clause. Dengan sendirinya, clause yang dimulai dengan because merupakan kalimat yang tidak lengkap.

e.g.

Because I love her
==> Merupakan kalimat yang tidak lengkap karena merupakan sub clause

Untuk kalimat diatas, Mari kita tambahkan independent clause sehingga pernyataan ini memiliki pola kalimat yang benar.

e.g.

I want to do anything for Jenny

Kalimat diatas merupakan kalimat yang sah karena merupakan main clause atau induk kalimat. Sekarang kita akan menggabungkan keduanya dalam kalimat yang kompleks.

e.g.

I want to do anything for Jenny Because I love her

Pada kalimat “I want to do anything for Jenny” merupakan kalimat sempurna. Yaitu kalimat yang bisa berdiri sendiri. Sedangkan kalimat “Because I love her” adalah sub clause yang berfungsi sebagai penjelas.

Sub clause mengindikasikan untuk menjawab “why” main clause dilakukan.

Subordinating Conjunction lainnya yang dapat menunjukkan hubungan sebab dan akibat dan fungsi dalam cara yang sama adalah :

Certain word Arti
as Sebagai
Since Sejak
For Untuk
Hence Karenanya
Therefore Karena Itu
As A Result Hasil Dari
Consequently Karena Itu
Due To Disebabkan Oleh
Though Meskipun
Because Of Karena
Provided That Dengan Ketentuan
As A Result Of Sebagai Hasil Dari
Unless Kecuali Kalau
So/So That Begitu / Begitu Itu

e.g.

There is a new teacher coming tomorrow morning, hence the head master is holding a meeting now.

Subordinating Conjunction yang menandakan hubungan waktu atau tempat

Fungsi lain dari Subordinating Conjunction adalah untuk menunjukkan hubungan antara dua clause yang melibatkan transisi waktu atau tempat.

Beberapa contoh Subordinating Conjunction seperti itu adalah whenever, where, once, while, when, wherever, after, and before.

e.g.

While Jenny was studying at John’s house, John was playing game in the living room.

List Subordinates Conjunction

Subordinates Conjunction Arti
As Sebagai
As If Seolah-Olah
After Setelah
Although Meskipun
As Much As Sebanyak
As Long As Selama
As Soon As Sesegera
As Though Seperti
Before Sebelum
Because Karena
Even If Bahkan Jika
By The Time Pada Saat
If Jika
Even Though Meskipun
In Case Dalam Hal
In The Event That Seandainya
In Order That Agar
Now That Sekarang Itu
Lest Jangan Sampai
Only Hanya
Only If Hanya Jika
Once Sekali
Since Sejak
Provided That Dengan Ketentuan
Supposing Seandainya
So Begitu
Till Sampai
Than Dari
Though Meskipun
That Bahwa
Until When Sampai Kapan
Unless Kecuali Kalau
Whereas Sedangkan
Wherever Di Manapun
Whenever Kapanpun
Where Dimana
While Sementara
Whether Or Not Apakah Atau Tidak

Soal Latihan

Soal Subordinating Conjunction

Correlative conjunction

Correlative Conjunction - Pengertian dan Penjelasan
Correlative Conjunction – Pengertian dan Penjelasan

Seperti yang disarankan oleh namanya, Correlative Conjunction, berpola berpasangan dengan menggabungkan phrase atau kata-kata yang memiliki kepentingan yang sama dalam suatu sentence.

Seperti banyak part of speech yang paling menarik, Correlative Conjunction mudah untuk digunakan. Pada saat yang sama, ada beberapa aturan penting yang harus diingat untuk menggunakannya dengan benar.

Pada Correlative conjunction sendiri, ada bebepa anggotanya, salah satu yang paling populer adalah Not only dan but also.

Saat menggunakan Not Only. . . but also dalam kalimat, metode paralelisme harus diterapkan.

Ini berarti bahwa kata-kata yang mengikuti kedua bagian dari Correlative conjunctionini (yaitu, not only dan but also ) harus berasal dari bagian yang sama dari pembicaraan.

e.g.

  • Neither Jenny nor Marsha had been to France before. 
    ==> Jenny hadn’t been to France before and Marsha also hadn’t been to France before.
  • Jenny will drinks chocolate milk either hot or cold.

Aturan Correlative Conjunction

Berikut ini adalah beberapa aturan yang harus diikuti supaya penggunaan nya dengan cara yang tepat :

  • Saat menggunakan Correlative Conjunction, pastikan verb dengan pola yang sama sehingga sentence nya masuk akal. Misalnya: Every morning, either Jenny or John wake Marsha from his sleep
  • Saat Anda menggunakan Correlative Conjunction, Anda harus yakin bahwa pronoun nya dengan pola yang sama pula. Sebagai contoh: Neither Jenny nor John woke Marsha this morning.
  • Saat menggunakan Correlative Conjunction, pastikan untuk menjaga struktur paralel tetap utuh. Struktur yang sama perlu dimasukkan ke dalam seluruh kalimat. Sebagai contoh: John is not only good looking, but also Smart.

Usage

Either … orneither … nor, and not only … but also adalah correlative conjunctions. Kata tersebut berfungsi menghubungkan dua kalimat dengan struktur yang sama.

Jika, misalnya, Noun mengikuti either, maka Noun juga harus mengikuti or. Baca contoh-contoh ini:

e.g.

Next week, John will either start teaching at the university as a lecture or work as a banker.
(Minggu depan, John akan mulai mengajar di universitas sebagai kuliah atau bekerja sebagai bankir.)

e.g.

Neither Jenny nor her mother like doing sport every morning.
(Jenny maupun ibunya tidak suka berolahraga setiap pagi.)

e.g.

Jenny not only gets nine for English, but also got excellent for Germany.
(Jenny tidak hanya mendapat sembilan untuk bahasa Inggris, tetapi juga menjadi sangat baik untuk Jerman.)

Tentang Subject Verb Agreement

Jika Anda menghubungkan dua subjek dengan correlative conjunction, Kalimat yang kedua harus sesuai dengan kata kerja yang mengikutinya.

e.g.

Every morning either the crowing chicken or the meowing cats wake Jenny with their annoying voice.

e.g.

Every morning either the meowing cats or  the crowing chicken wakes Jenny with their annoying voice.

Tentang Pronoun agreement pada correlative conjunction

Jika Anda menghubungkan dua antecedent dengan correlative Conjunction, kalimat yang kedua harus sesuai dengan Pronoun yang mengikutinya.

e.g.

Neither Jenny nor the neighbors expressed their anger to the chairman of the household.

e.g.

Neither neighbors nor the Jenny expressed her anger to the chairman of the household.

about parallel structure

Either ….. orneither ….. nor, dan not only ….. but also memerlukan perhatian khusus ketika Anda mengoreksi paralelisme. Pastikan Anda memiliki struktur bahasa yang pararel antara kalimat pertama dan kedua.

Anda dapat memiliki dua main clause seperti ini:

e.g.

Not only did Jenny cook a burger for John, but she also prepared a salted fish for her sister Marsha.

Atau Anda dapat mempersingkat kalimat dengan dua prepositional phrase:

e.g.

Jenny cooked a burger not only for John but also for her sister Marsha.

Atau Anda dapat memiliki dua noun seperti versi ini:

e.g.

Jenny cooked a burger for not only John but also Marsha her sister.

List Correlative Conjunction

ketiga pasangan diatas adalah conjunction yang paling sering muncul dan sering dipakai. Namun masih banyak lagi pasangan conjunction selain diatas.

List dibawah ini adalah yang juga bagian dari correlative conjunction yang paling umum digunakan.

Correlative Conjunctions Arti
As / as Sebagai / sebagai
Either / or Entah / atau
Both / and Berdua / dan
If / then Jika / kemudian
Hardly / when Hampir / kapan
Just as / so Sama seperti / begitu
Not only / but also Bukan hanya / tetapi juga
Neither / nor Tidak / tidak
Not / but Bukan / tapi
No sooner / than Tidak lebih cepat dari
Scarcely / when Jarang / kapan
Rather / than Daripada
Whether / or Apakah / atau
What with / and Apa dengan / dan

Soal Latihan

Soal Correlative Conjunction

Conjunctive adverbs

Conjunctive Adverb - Pengertian dan Penjelasan
Conjunctive Adverb – Pengertian dan Penjelasan

Conjunctive Adverb adalah part of speech yang digunakan untuk menghubungkan satu clause dengan clause lainnya. Mereka juga digunakan untuk menunjukkan urutan, kontras, sebab dan akibat, dan hubungan lainnya.

Seperti halnya conjunction yang memiliki satu pekerjaan, yaitu untuk menghubungkan kalimat. Mereka menggabungkan kata, Phrase, atau clause bersama untuk memperjelas apa yang dikatakan penulis. Kehadiran mereka memberikan transisi yang mulus dari satu ide ke ide lainnya.

Sementara beberapa instruktur tidak mengajarkan Conjunctive adverbs pada pembahasan conjunction, bagian-bagian penting dari speech ini layak disebutkan di sini.

Adverb ini selalu menghubungkan satu clause dengan clause lain, dan digunakan untuk menunjukkan urutan, kontras, sebab dan akibat, dan hubungan lainnya.

Berikut ini adalah beberapa dari certain word conjunctive Adverb :

Conjunctive adverbs also
accordingly
consequently
besides
finally
conversely
hence
furthermore
however
instead
likewise
indeed
moreover
meanwhile
next
nevertheless
otherwise
nonetheless
still
subsequently
similarly
therefore
then
thus

Ketika orang pertama kali belajar menulis, mereka biasanya mulai dengan kalimat-kalimat pendek dan dasar seperti ini: “My name is Jenny. I am a girl. I like cat.”

Salah satu pekerjaan paling penting yang dilakukan oleh conjunction adalah menyambungkan kalimat pendek ini sehingga terdengar lebih seperti ini:

I am a girl named Jenny, and I like cat.

Aturan Conjunctive Adverb

Seperti adverb lainnya, conjunctive adverb dapat dipindahkan di sekitar sentence atau clause di mana mereka muncul. Ini hanya salah satu hal yang perlu Anda ingat; aturan tambahan untuk menggunakan conjunctive adverb, ikuti:

  • Selalu gunakan titik atau titik koma (semicolon) sebelum conjunctive adverbs ketika memisahkan dua independent caluse. conjunctive adverbs tidak bisa bergabung dengan independent clause tanpa tanda baca yang mendukung.
  • Gunakan koma jika conjunction seperti but, or, and, atau so muncul di antara conjunctive adverbs dan clause pertama.
  • Gunakan koma di belakang conjunctive adverbs ketika mereka muncul di awal kalimat kedua kalimat. Satu-satunya pengecualian untuk aturan ini adalah tidak ada koma yang diperlukan jika adverbnya adalah suku kata tunggal.
  • Jika conjunctive adverbs muncul di tengah-tengah clause, itu harus ditutup dengan koma seringnya. Ini bukan aturan yang mutlak dan biasanya tidak berlaku untuk klausa pendek.

Ketika tugas sebuah adverb adalah untuk menghubungkan ide-ide, itu adalah conjunctive adverbs.

List Conjunctive Adverb

Ada banyak conjunctive adverb – pada kenyataannya, ada lebih banyak dari ini daripada common conjunction. Berikut ini adalah daftar conjunctive adverb :

Conjunctive Adverbs Arti
Almost Hampir
Anyway Bagaimanapun
Additionally Selain itu
Again Lagi
As a result Hasil dari
Besides Selain
In addition Tambahan
Comparatively Relatif
Consequently Karena itu
Certainly Pasti
Contrarily Sebaliknya
Conversely sebaliknya
Equally Sama
Eventually Akhirnya
Elsewhere Di tempat lain
Further Lebih lanjut
Furthermore Selanjutnya
Finally Akhirnya
However Namun
Henceforth Untuk selanjutnya
Hence Karenanya
Instead Sebagai gantinya
Indeed Memang
Likewise Juga
Moreover Bahkan
Meanwhile Sementara Itu
Next Lanjut
Nonetheless Meskipun Begitu
Nevertheless Namun
Otherwise Jika Tidak
Still Masih
Subsequently Kemudian
Similarly Demikian Pula
Therefore Karena Itu
Thus Jadi
Then Kemudian

Ada banyak lagi bagian dari list conjunctive adverbs, namun list di atas adalah yang paling sering digunakan baik secara lisan ataupun tulisan.

Pada conjunction ini, Anda akan sering perlu koma untuk memisahkan kata keterangan konjungtif dari sisa kalimat.

Polanya terlihat seperti ini :

Main Clause; Conjunctive Adverbs, Main Clause.

Contoh

  1. Jenny kept talking in office; therefore, the boss was angry to her.
  2. Jenny went into the office; howevershe couldn’t find anything weird.
  3. John likes Jenny a lot; in fact, I think they have to get married.

Soal Latihan

Soal Conjunctive Adverb

Aturan Conjunction

Ada beberapa aturan penting untuk menggunakan Conjunction. Aturan ini akan membuat tulisan Anda mengalir lebih baik:

  • Conjunction adalah untuk menghubungkan thought, tindakan, dan ide serta Noun, Clouse, dan Part of speech. Misalnya: Jenny goes to the campus and submitted the tasks.
  • Conjunction berguna untuk membuat list. Misalnya: Jenny make a burger and orange juice for my breakfast.
  • Saat menggunakan Conjuntion, pastikan bahwa semua bagian dari kalimat Anda terpararelkan. Misalnya: “Jenny works diligently yet am cheerful” tidak pararel. “Jenny works diligently yet cheerfully ” menunjukkan kesepakatan.

Conjunctions List

Hanya ada beberapa conjunction yang umum, namun kata-kata ini melakukan banyak fungsi: Mereka menyajikan penjelasan, ide, pengecualian, konsekuensi, dan kontras. Berikut adalah daftar conjunction yang umum digunakan dalam Bahasa Inggris Amerika:

Conjunction Arti
As Sebagai
And Dan
But Tapi
Because Karena
Just as Sama seperti
For Untuk
Nor Maupun
Not only Tidak hanya
Or Atau
So Begitu
Neither Tidak juga
Yet Namun
Whether Apakah

Contoh

Dalam contoh berikut, konjungsi dicetak tebal agar mudah dikenali:

  • Jenny has two cats and a rabbit.
    (Jenny punya dua kucing dan seekor kelinci)
  • John would like to buy a bike for commuting to campus.
    (John ingin membeli sepeda untuk pulang pergi ke kampus.)
  • we can choose between food or drink.
    (kita bisa memilih antara makanan atau minuman)
  • Neither the blue shirt nor the red one looks good on you.
    (Baik kemeja biru maupun merah tidak cocok untuk Anda.)
  • John always works hard so he can afford all the things he wants.
    (John selalu bekerja keras sehingga ia mampu membeli semua hal yang diinginkannya.)
  • he tried so hard in academic yet he is not receiving nice score.
    (dia berusaha keras dalam bidang akademik namun dia tidak mendapat nilai bagus.)

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai conjunction yang bisa teman teman pelajari melalui artikel pada artikel ini.

Semoga Bermanfaat!

Soal Latihan

Soal Conjunction

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top